DETAIL KOLEKSI

Analisis hak bagian kewarisan cucu yang mendapat wasiat wajibah dalam perkara gugat waris islam indonesia (studi putusan nomor 2401/pdt.g/2022/pa.sby)


Oleh : Maryana Putri

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Khairani Bakri

Kata Kunci : Substitute Heirs, Wasiat Wajibah, Grandchild of a Different Religion

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010002200171_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_SHK_010002200171_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf
3. 2026_SK_SHK_010002200171_Surat-Hasil-Similaritas.pdf
4. 2026_SK_SHK_010002200171_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf
5. 2026_SK_SHK_010002200171_Lembar-Pengesahan.pdf
6. 2026_SK_SHK_010002200171_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010002200171_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010002200171_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_SHK_010002200171_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_SHK_010002200171_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_SHK_010002200171_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_SHK_010002200171_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_SHK_010002200171_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_SHK_010002200171_Lampiran.pdf

H Hukum waris islam telah mengatur pihak-pihak yang berhak menerima warisan dalam surat an-nisa ayat 11, 12, dan 176, yaitu orang tua, suami atau istri, anak, dan saudara. namun, dalam praktik peradilan masih terdapat putusan yang memberikan bagian kepada cucu, sehingga menimbulkan permasalahan diantara para ahli waris. permasalahan dalam penelitian ini: bagaimana pengaturan bagian cucu dalam hukum waris islam indonesia? dan apakah putusan nomor 2401/pdt.g/2022/pa.sby sudah sesuai menurut hukum waris islam indonesia?. tipe penelitian yang digunakan adalah normatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan data sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan, dianalisis dengan metode kualitatif dan penarikan kesimpulan dilakukan secara deduktif. kesimpulannya bahwa ketentuan mengenai cucu tidak diatur secara khusus dalam hukum waris islam di indonesia, namun cucu dapat memperoleh hak waris sebagai ahli waris pengganti sebagaimana diatur dalam pasal 185 kompilasi hukum islam. putusan nomor 2401/pdt.g/2022/pa.sby tidak sesuai dengan ketentuan hukum waris islam di indonesia.

I Islamic inheritance law specifies the parties entitled to receive an inheritance in surah an-nisa verses 11, 12, and 176, namely parents, spouses, children, and siblings. however, judicial practice still sees rulings that award a share to grandchildren, thereby creating disputes among the heirs. the issues addressed in this study are: how are shares for grandchildren regulated under indonesian islamic inheritance law? and is ruling number 2401/pdt.g/2022/pa.sby consistent with indonesian islamic inheritance law? this study employs a normative-descriptive approach using secondary data gathered through literature review; the data were analyzed qualitatively, and conclusions were drawn deductively. the study concludes that while indonesian islamic inheritance law does not contain specific provisions regarding grandchildren, they may acquire inheritance rights as substitute heirs pursuant to article 185 of the compilation of islamic law. ruling number 2401/pdt.g/2022/pa.sby is inconsistent with the provisions of indonesian islamic inheritance law.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?