Analisis perbandingan penyelesaian sengketa phk berdasarkan peraturanindonesia dan prancis (studi putusan nomor 193/pdt.sus-phi/2024/pn.jkt.pst dan putusan rg no 08/00403)
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Yogo Pamungkas
Kata Kunci : Termination of Employment, Industrial Relations Disputes, Comparative Law, Industrial Relations Cour
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002100137_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SHK_010002100137_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002100137_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002100137_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002100137_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002100137_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002100137_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002100137_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_SHK_010002100137_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002100137_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002100137_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002100137_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_SHK_010002100137_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_SHK_010002100137_Lampiran.pdf |
|
P Pemutusan hubungan kerja (phk) merupakan salah satu bentuk perselisihan hubungan industrial yang paling sering terjadi dan memiliki dampak signifikan bagi pekerja maupun pengusaha. perbedaan sistem hukum dan pengaturan ketenagakerjaan di masing-masing negara menyebabkan adanya variasi mekanisme penyelesaian sengketa phk. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persamaan dan perbedaan pengaturan serta penerapan mekanisme penyelesaian perselisihan pemutusan hubungan kerja di indonesia dan prancis. penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perbandingan hukum, yang bersifat deskriptif analitis. data yang digunakan berupa data sekunder yang terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, yang diperoleh melalui studi kepustakaan. analisis dilakukan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, yaitu undang-undang nomor 13 tahun 2003 dan undang-undang nomor 2 tahun 2004 di indonesia, serta code du travail di prancis, serta dikaitkan dengan studi putusan putusan nomor 193/pdt.sus-phi/2024/pn.jkt.pst dan putusan conseil de prud’hommes nomor rg 08/00403. hasil penelitian menunjukkan bahwa indonesia dan prancis memiliki perbedaan dalam mekanisme penyelesaian sengketa phk, baik dari segi lembaga yang berwenang, tahapan penyelesaian, maupun karakteristik peradilannya. namun, kedua negara memiliki persamaan dalam menempatkan upaya penyelesaian non-litigasi sebagai tahapan awal sebelum penyelesaian melalui lembaga peradilan. penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan hukum ketenagakerjaan serta menjadi bahan pertimbangan dalam penyempurnaan sistem penyelesaian perselisihan hubungan industrial di indonesia.
T Termination of employment (phk) is one of the most frequent forms of industrial relations disputes and has a significant impact on both workers and employers. differences in legal systems and employment regulations in each country result in variations in the mechanisms for resolving phk disputes. this study aims to analyze the similarities and differences in the regulations and implementation of mechanisms for resolving employment termination disputes in indonesia and france. this study uses a normative legal research method with a comparative legal approach, which is descriptive and analytical.the data used are secondary data consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials, obtained through literature studies. the analysis was conducted on applicable laws and regulations, namely law number 13 of 2003 and law number 2 of 2004 in indonesia, as well as the code du travail in france, and linked to the study of decision number 193/pdt.sus-phi/2024/pn.jkt.pst and decision of the conseil de prud’hommes number rg 08/00403.the research findings show that indonesia and france differ in their mechanisms for resolving layoff disputes, both in terms of the authorized institutions, the stages of settlement, and the characteristics of their courts. however, both countries share similarities in prioritizing non-litigation resolution as the initial step before resorting to judicial resolution. this research is expected to contribute to the development of labor law and serve as a basis for improving the industrial relations dispute resolution system in indonesia.