Usulan perencanaan produksi dan kebutuhan bahan baku busana muslimah pada PT. Srie Collection
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2000
Pembimbing 1 : Inten Tejaasih
Subyek : Warehouse - design and plans;Materials handling - Management
Kata Kunci : quality elements, systems, quality management, certification, ISO 9002, audio products, PT. Sharp Ya
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2000_TA_STI_06392148_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2000_TA_STI_06392148_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2000_TA_STI_06392148_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2000_TA_STI_06392148_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf |
|
|
| 5. | 2000_TA_STI_06392148_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 2000_TA_STI_06392148_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 2000_TA_STI_06392148_Bab-5_Analisa-Hasil-dan-Pembahasan.pdf |
|
|
| 8. | 2000_TA_STI_06392148_Bab-6_-Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 9. | 2000_TA_STI_06392148_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 10. | 2000_TA_STI_06392148_Lampiran.pdf |
|
P PT. Srie Collection adalah perusahaan yang bergerak dibidang industri garment pakaian jadi wanita. Produknya dipasarkan untuk pasar lokal dan juga diekspor ke luar negeri. Dalam penulisan tugas akhir ini obyek yang diteliti adalah produk Busana Muslimah, yaitu blus muslimah dengan model kerah shang hai, celana panjang muslimah dengan model lurus, dan rok muslimah dengan model over slagh. Permasalahan yang paling sering timbul adalah terhambatnya proses produksi karena kekurangan dan keterlambatan datangnya bahan baku. Hal ini disebabkan karena perusahaan tidak mempunyai jadwal induk produksi dan perencanaan kebutuhan yang balk, sehingga semuanya dilaksanakan hanya berdasarkan intuisi atau pengalaman saja. Langkah awal yang dilakukan adalah menghitung waktu baku obyek yang diteliti dengan pengamatan langsung pada saat proses pembuatannya. Hasilnya kemudian diuji dengan uji kenormalan data, uji kecukupan data dan uji keseragaman data, setelah diberi faktor penyesuaian dan faktor kelonggaran bisa didapat waktu balm produk. setelah itu dilakukan peramalan permintaan konsumen untuk mengantisipasi permintaan konsumen dimasa mendatang berdasarkan pada pola data permintaan masa lalu yang ada. Dan hasil peramalan yang sudah diverifikasi diketahui bahwa metode peramalan terbaik untuk blus, celana panajang dan rok nuslimah adalah regresi linier. Dan hasil peramalan, selanjutnya dibuat perencanaan agregat untuk 6 periode produksi ke depan dengan menggunakan program komputer TORA Ver 1.03. Hasil dan perencanaan agregat kemudian digunakan untuk proses disagregasi item dengan pendekatan reguler knapsacks methods sehingga dihasilkan Jadwal Induk Produksi, yang memuat rencana produksi 6 periode ke depan. Untuk dapat dilaksanakan, jadwal induk produksi yang sudah didapat tadi hares diuji dengan perencanaan kapasitas (RCCP) yang menggunakan pendekatan Capacity Bills, untuk membandingkan total kapasitas kerja yang ada dengan yang dibutuhkan. Jika JIP sudah lulus uji maka dilakukan perencanaan kebutuhan bahan baku (MRP) dengan menggunakan 5 metode lot sizing yaitu, Lot For Lot, Minimum Cost per Period, Least Unit Cost, Least Total Cost, dan Part Period Balancing. Pada Perhitungan MRP dilakukan dengan menghitung rencana kebutuhan berdasarkan kebutuhan bahan balm per 1 minggu.Dari hasil perhitungan MRP didapatkan bahwa untuk kain metode terbaik adalah LFL/MCP/LUC/LTC/PPB, untuk benang, kancing kait, kancing jepret, dan busa, metode terbaiknya adalah MCP/LUC/LTC/PPB, untuk furing metode terbaiknya adalah LUC, sedangkan untuk kancing, kain keras, label dan price tag metode lot sizing terbaik adalah MCP, dan pada pemesanan resleting dan plastik metode terbaiknya adalah LUC/LTC/PPB.
P PT. Srie Collection is a company engaged in the women's ready-to-wear garment industry. Its products are marketed for the local market and are also exported abroad. In writing this final project, the object of study is Muslimah Clothing products, namely Muslimah blouses with a Shanghai collar model, Muslimah trousers with a straight model, and Muslimah skirts with an overslagh model. The most frequent problem that arises is the delay in the production process due to shortages and delays in the arrival of raw materials. This is because the company does not have a good master production schedule and needs planning, so everything is carried out only based on intuition or experience. The initial step taken is to calculate the standard time of the object being studied by direct observation during the manufacturing process. The results are then tested with data normality tests, data sufficiency tests and data uniformity tests, after being given adjustment factors and allowance factors, the product balm time can be obtained. After that, consumer demand forecasting is carried out to anticipate future consumer demand based on existing past demand data patterns. And the results of the verified forecasting are known that the best forecasting method for blouses, trousers and Muslimah skirts is linear regression. And the forecasting results, then made an aggregate plan for the next 6 production periods using the TORA Ver 1.03 computer program. The results and aggregate planning are then used for the item disaggregation process with the regular knapsacks methods approach to produce a Master Production Schedule, which contains the production plan for the next 6 periods. To be implemented, the master production schedule that has been obtained must be tested with capacity planning (RCCP) which uses the Capacity Bills approach, to compare the total existing work capacity with that required. If the JIP has passed the test, then the raw material requirements planning (MRP) is carried out using 5 lot sizing methods, namely, Lot For Lot, Minimum Cost per Period, Least Unit Cost, Least Total Cost, and Part Period Balancing. In the MRP calculation, the needs plan is calculated based on the balm material needs per week. From the results of the MRP calculation, it was found that for fabrics the best method is LFL/MCP/LUC/LTC/PPB, for threads, hook buttons, snap buttons, and foam, the best method is MCP/LUC/LTC/PPB, for lining the best method is LUC, while for buttons, hard fabrics, labels and price tags the best lot sizing method is MCP, and for ordering zippers and plastic the best method is LUC/LTC/PPB.