Sialolithiasis pada duktus kelenjar submandibularis
Nomor Panggil : 617.605 PRO s
Penerbit : FKG - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2003
Pembimbing 1 : Darma Hidayat
Subyek : Mouth--Surgery
Kata Kunci : sialolithiasis, obstruction, submandibular duct.
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2003_TA_KG_04099183_Halaman-judul.pdf | 9 | |
| 2. | 2003_TA_KG_04099183_Lembar-pengesahan.pdf | 1 | |
| 3. | 2003_TA_KG_04099183_Bab-1-Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2003_TA_KG_04099183_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf |
|
|
| 5. | 2003_TA_KG_04099183_Bab-3-Pembahasan.pdf |
|
|
| 6. | 2003_TA_KG_04099183_Bab-4-Kesimpulan-dan-saran.pdf | 2 | |
| 7. | 2003_TA_KG_04099183_Daftar-pustaka.pdf | 4 |
S Sialolithiasis merupakan suatu keadaan dimana atiran saliva terhambatakibat adanya sumbatan berupa batu yang disebut sialolith, baik di dalamkelenjar maupun duktusnya. Kelainan tersebut banyak ditemukan padaduktus kelenjar submandibularis. Keadaan ini dapat menimbulkan rasa sakitdan pembengkakan pada kelenjar yang teriibat, terutama pada waktumakan. Gejala tersebut disebabkan adanya bendungan saliva di sekitarsumbatan. Jika terdapat infeksi, dapat menyebabkan peradangan ringanatau rekuren. Perawatan yang dilakukan yakni mengeluarkan sialolith yangmenyumbat, dapat berupa manipulasi maupun bedah. Jika sialolithiasismenjadi lebih parah dan menimbulkan adanya rekurensi, maka perludilakukan ekstirpasi kelenjar yang teriibat.
S Sialolithiasis is a condition that the flow of saliva was blocked by theobstruction stone called sialolith at salivary duct or gland. It is frequentlyformed in the submandibular duct. This may cause pain and swelling in theaffected gland, particularly when eating. The symptoms are produced by thebuild-up of saliva in the blocked duct. If there is infection as well, there maybe mild or recurring inflamation. Treatment involves removal of the stone,either by manipulation or surgery. If sialolithiasis becomes a severe andrecurrent problem, it may be recommended surgical removal of the affectedgland.