Model integrasi indikator green lean manufacturing, eco-efficiency, dan safety culture untuk meningkatkan kinerja keberlanjutan pada industri pengelolaan limbah plastik
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Rahmi Maulidya
Pembimbing 2 : Rahmi Maulidya
Kata Kunci : Green Lean Manufacturing, Eco-Efficiency, Safety Culture, sustainability performance, Delphi, Dashbo
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_TS_MTI_163012400008_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_TS_MTI_163012400008_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_TS_MTI_163012400008_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_TS_MTI_163012400008_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_TS_MTI_163012400008_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_TS_MTI_163012400008_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_TS_MTI_163012400008_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_TS_MTI_163012400008_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_TS_MTI_163012400008_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_TS_MTI_163012400008_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_TS_MTI_163012400008_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_TS_MTI_163012400008_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_TS_MTI_163012400008_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_TS_MTI_163012400008_Lampiran.pdf |
|
P Pengelolaan limbah plastik oleh umkm dan sektor informal berperan penting dalam pemulihan material dan ekonomi sirkular, namun masih menghadapi keterbatasan pada efisiensi proses, pengelolaan sumber daya dan lingkungan, pencatatan data operasional, serta keselamatan kerja. penelitian ini bertujuan mengembangkan model penilaian kinerja keberlanjutan yang mengintegrasikan green lean manufacturing, eco-efficiency, dan safety culture pada pengelolaan limbah plastik di bantar gebang, bekasi. penelitian menggunakan mixed-methods exploratory design melalui systematic literature review berbasis prisma dan analisis bibliometrik, delphi tiga putaran, pembobotan indikator, rubrik skoring 1–5, penerapan data lapangan, pengembangan dashboard/kpi, verifikasi teknis, validasi aplikatif, dan validasi pakar. penelitian menghasilkan 13 indikator final. bobot tertinggi diperoleh pada kepatuhan apd (11,67%), emisi co₂ (9,57%), pelatihan k3 (9,52%), 5s scorecard (8,57%), dan rasio output/input (8,52%). indeks kinerja keberlanjutan meningkat dari 57,24 pada september menjadi 71,00 pada oktober dan 72,55 pada november 2025. validasi 17 item oleh enam pakar menghasilkan mean 4,37, median 4,00, standar deviasi 0,54, dan agreement 97,06%. model dan dashboard/kpi dinilai layak digunakan dalam ruang lingkup penelitian untuk evaluasi, pemantauan, dan identifikasi prioritas perbaikan kinerja keberlanjutan.
P Plastic waste management by micro, small, and medium-sized enterprises (msmes) and informal-sector operators plays an important role in material recovery and the circular economy, yet it faces limitations in process efficiency, resource and environmental management, operational data recording, and occupational safety. this study develops a sustainability performance assessment model integrating green lean manufacturing, eco-efficiency, and safety culture for plastic waste management in bantar gebang, bekasi, indonesia. an exploratory mixed-methods design combined a prisma-based systematic literature review and bibliometric analysis, a three-round delphi process, indicator weighting, a 1–5 scoring rubric, field application, dashboard/kpi development, technical verification, application-based validation, and expert validation. thirteen final indicators were obtained. the highest weights were assigned to ppe compliance (11.67%), co₂ emissions (9.57%), occupational safety and health training (9.52%), 5s scorecard (8.57%), and output/input ratio (8.52%). the sustainability performance index increased from 57.24 in september to 71.00 in october and 72.55 in november 2025. expert validation of 17 items by six experts achieved an overall mean of 4.37, median of 4.00, standard deviation of 0.54, and 97.06% agreement. the model and dashboard/kpi were therefore considered suitable for sustainability evaluation, monitoring, and improvement-priority identification within the study scope