DETAIL KOLEKSI

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi non performing finance pembiayaan umkm pada bank x syariah (studi kasus pembiayaan umkm pada bank x syariah)


Oleh : Eko Filtra

Info Katalog

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Ida Busnety

Kata Kunci : Non-Performing Financing (NPF), MSME Financing, Return on Assets (ROA), Financing to Deposit Ratio (

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_TS_MIE_121012400005_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_TS_MIE_121012400005_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_TS_MIE_121012400005_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_TS_MIE_121012400005_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_TS_MIE_121012400005_Lembar-Pengesahan.pdf 4
6. 2026_TS_MIE_121012400005_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_TS_MIE_121012400005_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_TS_MIE_121012400005_Bab-1.pdf
9. 2026_TS_MIE_121012400005_Bab-2.pdf
10. 2026_TS_MIE_121012400005_Bab-3.pdf
11. 2026_TS_MIE_121012400005_Bab-4.pdf
12. 2026_TS_MIE_121012400005_Bab-5.pdf
13. 2026_TS_MIE_121012400005_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_TS_MIE_121012400005_Lampiran.pdf

P Pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (umkm) pada perbankan syariah memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan akses permodalan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan sektor riil. meskipun demikian, peningkatan penyaluran pembiayaan kepada sektor umkm juga diikuti dengan munculnya risiko pembiayaan bermasalah yang tercermin dalam rasio non-performing financing (npf). tingginya tingkat npf dapat memengaruhi stabilitas dan kinerja keuangan bank syariah, sehingga diperlukan analisis mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh return on assets (roa), pertumbuhanpembiayaan umkm (pumkm), financing to deposit ratio (fdr), bi 7-day reverse repo rate (bi7drr), dan pertumbuhan ekonomi yang diproksikan dengan produk domestik bruto (pdb/gdp) terhadap npf pembiayaan umkm pada salah satu bank umum syariah di indonesia selama periode triwulan i tahun 2018 hingga triwulan iv tahun 2025. penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential, yaitu mengombinasikan analisis kuantitatif dan kualitatif. analisis kuantitatif dilakukan menggunakan perangkat lunak eviews 14 dengan metode regresi linear berganda terhadap data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan bank dan publikasi resmi, sedangkan analisis kualitatif dilakukan melalui wawancara dengan informan terkait yang kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak nvivo untuk memperkuat interpretasi hasil kuantitatif. hasil penelitian menunjukkan bahwa financing to deposit ratio (fdr) berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan bi 7-day reverse repo rate (bi7drr) dan pertumbuhan ekonomi (gdp) berpengaruh positif dan signifikan terhadap npf pembiayaan umkm. sementara itu, return on assets (roa) dan pertumbuhan pembiayaan umkm (pumkm) tidak berpengaruh signifikanterhadap npf pembiayaan umkm. hasil analisis kualitatif menggunakan nvivo menunjukkan bahwa faktor internal bank, khususnya kualitas proses screening nasabah, analisis kelayakan pembiayaan, monitoring pembiayaan, kualitas sumber daya manusia, serta penerapan early warning system (ews), merupakan faktor dominan yang memengaruhi tingkat npf pembiayaan umkm. temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perbankan syariah dalam memperkuat manajemen risiko pembiayaan umkm serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya mengenai faktor-faktor yang memengaruhi non-performing financingpada sektor umkm.

M Micro, small, and medium enterprise (msme) financing in islamic banking plays a vital role in supporting national economic growth by expanding access to capital, creating employment opportunities, and strengthening the real sector. however, the expansion of msme financing is accompanied by an increased risk of financing default, as reflected in the non-performing financing (npf) ratio. a high npf ratio may adversely affect the stability and financial performance of islamic banks; therefore, it is essential to examine the factors influencing npf. this study aims to analyze the effects of return on assets (roa), msme financing growth (pumkm), financing to deposit ratio (fdr), the bi 7-day reverse repo rate (bi7drr), and economic growthmeasured by gross domestic product (gdp) on msme non-performing financing (npf) at an islamic commercial bank in indonesia during the period from the first quarter of 2018 to the fourth quarter of 2025.this study employs a mixed-methods approach with an explanatory sequential design, combining quantitative and qualitative analyses. the quantitative analysis was conducted using eviews 14 through multiple linear regression on secondary data obtained from the bank\\\'s financial reports and official publications. the qualitative analysis was carried out through interviews with selected informants and analyzed using nvivo to strengthen and enrich the interpretation of the quantitative findings. the results indicate that the financing to deposit ratio (fdr) has a negative and significant effect, while the bi 7-day reverse repo rate (bi7drr) and gross domestic product (gdp) have positive and significant effects on msme non-performing financing (npf). meanwhile, return on assets (roa) and msme financing growth (pumkm) do not have a significant effect on msme npf. furthermore, the qualitative analysis using nvivo reveals that internal banking factors, particularly the quality of customer screening, financing feasibility assessment, financing monitoring, human resource competence, and the implementation of an early warning system (ews), are the dominant factors influencing the level of msme non- performing financing. the findings are expected to provide valuable insights for islamic banks in strengthening msme financing risk management and to serve as a reference for future studies on the determinants of non-performing financing in the msme sector.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?