DETAIL KOLEKSI

Pengujian perubahan kelakuan fasa untuk seleksi kompatibilitas dan formulasi larutan alkali – surfaktan eor


Oleh : Tara Puspita Hapsari

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Dwi Atty Mardiana

Pembimbing 2 : Rini Setiati

Kata Kunci : Alkaline-surfactant flooding; Chemical EOR; Interfacial Tension; Microemulsion; Phase behavior test

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_TS_MTP_171012200001_Halaman-Judul.pdf 11
2. 2026_TS_MTP_171012200001_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_TS_MTP_171012200001_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_TS_MTP_171012200001_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_TS_MTP_171012200001_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_TS_MTP_171012200001_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_TS_MTP_171012200001_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_TS_MTP_171012200001_Bab-1.pdf 5
9. 2026_TS_MTP_171012200001_Bab-2.pdf 19
10. 2026_TS_MTP_171012200001_Bab-3.pdf 8
11. 2026_TS_MTP_171012200001_Bab-4.pdf 19
12. 2026_TS_MTP_171012200001_Bab-5.pdf 2
13. 2026_TS_MTP_171012200001_Daftar-Pustaka.pdf 3
14. 2026_TS_MTP_171012200001_Lampiran.pdf 4

M Metode chemical enhanced oil recovery (ceor) menggunakan injeksi kimia merupakan salah satu strategi krusial untuk meningkatkan faktor perolehan minyak bumi pada lapangan mature. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil uji perubahan kelakuan fasa (behavior test) dari formulasi larutan alkali-surfaktan untuk aplikasi eor. evaluasi difokuskan pada pengujian salinity scan pada kondisi suhu reservoir untuk mendapatkan data berupa jenis mikroemulsi yang terbentuk serta rasio kelarutan. rasio kelarutan digunakan untuk estimasi perhitungan tegangan antarmuka (interfacial tension/ift) menggunakan korelasi teorikal tegangan antar muka dengan rasio kelarutan minyak-air yang dikembangkan huh. hasil pengujian perubahan kelakuan fasa menunjukkan interaksi larutan alkali-surfaktan dari sampel surfaktan x546 dan kosurfaktan z16 mampu membentuk mikroemulsi winsor tipe iii yang stabil pada konsentrasi surfaktan x546 sebesar 0.7% – 0.8 wt.%. perhitungan nilai tegangan antarmuka larutan alkali-surfaktan yang membentuk mikroemulsi tipe iii menunjukkan sistem mencapai nilai ultra-rendah (orde 10-3 dynes/cm) sehingga mampu menghasilkan capillary number yang lebih besar dari tekanan kapiler yang memerangkap minyak residual dan memungkinkan mobilisasi sisa minyak tertinggal di dalam pori batuan. secara keseluruhan, hasil uji perubahan kelakuan fasa x546 dan z16 ini membuktikan bahwa formulasi alkali-surfaktan yang diuji memiliki kompatibilitas dengan fluida reservoir sehingga memiliki prospek untuk diimplementasikan pada skala lapangan guna mengoptimalkan efisiensi penyapuan dan meningkatkan produksi.

C Chemical enhanced oil recovery (ceor) method uses chemical injection as one of crucial strategies to increase oil recovery factor in mature fields. this research aims to evaluate the results of phase behavior tests of alkali–surfactant solution formulations for eor applications. the evaluation focuses on salinity scan experiments under reservoir temperature conditions to obtain data on microemulsion type formed and the solubilization ratio. the solubilization ratio is used to estimate interfacial tension (ift) through the theoretical correlation between ift and the oil–water solubilization ratio developed by huh. the phase behavior test results indicate that the interaction of alkali–surfactant solutions from surfactant x546 and cosurfactant z16 successfully formed a stable winsor type iii microemulsion at surfactant x546 concentrations of 0.7–0.8 wt.%. the calculated interfacial tension values of the alkali–surfactant solutions forming type iii microemulsions show that the system reached ultra-low values (on the order of 10−3 dynes/cm), thereby producing a capillary number greater than the capillary pressure trapping residual oil and enabling mobilization of the remaining oil within the reservoir pores. overall, the phase behavior test results of x546 and z16 demonstrate that the tested alkali–surfactant formulation is compatible with reservoir fluids and thus has promising potential for field-scale implementation to optimize sweep efficiency and enhance production

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?