DETAIL KOLEKSI

Analisis perilaku pengemudi sepeda motor yang berkeselamatan


Oleh : Tomy Yudha Ardiansyah

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Budi Hartanto Susilo

Pembimbing 2 : Darmawan Pontan

Kata Kunci : Riding behavior; Road safety; Failure to maintain distance

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_TS_MTS_151012210014_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_TS_MTS_151012210014_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_TS_MTS_151012210014_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_TS_MTS_151012210014_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_TS_MTS_151012210014_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_TS_MTS_151012210014_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_TS_MTS_151012210014_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_TS_MTS_151012210014_Bab-1.pdf
9. 2026_TS_MTS_151012210014_Bab-2.pdf
10. 2026_TS_MTS_151012210014_Bab-3.pdf
11. 2026_TS_MTS_151012210014_Bab-4.pdf
12. 2026_TS_MTS_151012210014_Bab-5.pdf
13. 2026_TS_MTS_151012210014_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_TS_MTS_151012210014_Lampiran.pdf

P Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku tidak aman pengendara sepeda motor di jakarta timur dan merancang rekomendasi mitigasi untuk menurunkan risiko kecelakaan. data dikumpulkan melalui kuesioner cross-sectional (n = 123); data di screening hingga dinyatakan normal, selanjutnya dianalisis menggunakan sem-pls (smartpls 4). hasil analisis menunjukkan nilai r-square sebesar 0.599 yang berarti bahwa perilaku individu mampu menjelaskan 59,9% variansi risiko keselamatan, sedangkan sisanya sebesar 40,1% secara dipengaruhi oleh faktor-faktor sistemik di luar model.berdasarkan hasil pengujian hipotesis, variabel gagal menjaga jarak aman (x2) memiliki nilai t-statistics tertinggi, yaitu sebesar 2,8, diikuti oleh ceroboh terhadap lalu lintas dari depan (x3) sebesar 2,7, dan ceroboh saat berbelok (x1) sebesar 2,2. hal ini menunjukkan bahwa gagal menjaga jarak aman (x2) merupakan variabel yang memberikan bukti statistik paling kuat terhadap peningkatan tingkat risiko kecelakaan berlalu lintas. dengan demikian, upaya meningkatkan kepatuhan pengendara dalam menjaga jarak aman perlu menjadi prioritas dalam upaya menurunkan risiko kecelakaan. mitigasi risiko yang dapat diterapkan untuk meminimalisir kecelakaan diantaranya edukasi ruang aman dua detik, memperbaiki refleks berbelok, meningkatkan tingkat pengawasan tilang elektronik, audit infrastruktur, serta penguatan kelaikan kendaraan.

T This study analyzes the factors influencing unsafe behavior among motorcyclists in east jakarta and designs mitigation recommendations to reduce accident risks. data were collected through a cross-sectional questionnaire ($n = 123$), screened for normality, and subsequently analyzed using partial least squares structural equation modeling (sem-pls) via smartpls 4. the analysis revealed an r-squared value of 0.599, indicating that individual behavior accounts for 59.9% of the variance in safety risk, while the remaining 40.1% is influenced by systemic factors outside the model.based on hypothesis testing, the variable failure to maintain safe distance (x2) yielded the highest t-statistic value at 2.8, followed by carelessness regarding oncoming traffic (x3) at 2.7, and carelessness when turning (x1) at 2.2. these findings demonstrate that failure to maintain safe distance (x2) provides the strongest statistical evidence contributing to increased traffic accident risk. consequently, improving rider compliance in maintaining safe distances should be prioritized in risk reduction efforts. proposed risk mitigation strategies include educating riders on the \\\"two-second rule,\\\" improving turning reflexes, expanding electronic traffic enforcement (etle), conducting infrastructure audits, and enforcing vehicle roadworthiness.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?