DETAIL KOLEKSI

Model pengaruh pembangunan kawasan mixed-use terpadu serang new city terhadap arus lalu lintas


Oleh : Bayu Aji Fajar Respati

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Christina Sari

Kata Kunci : Mixed-Use, Metamodel

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_TS_MTS_151012210016_Halaman-Judul.pdf 8
2. 2026_TS_MTS_151012210016_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_TS_MTS_151012210016_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_TS_MTS_151012210016_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_TS_MTS_151012210016_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_TS_MTS_151012210016_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_TS_MTS_151012210016_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_TS_MTS_151012210016_Bab-1.pdf 5
9. 2026_TS_MTS_151012210016_Bab-2.pdf
10. 2026_TS_MTS_151012210016_Bab-3.pdf
11. 2026_TS_MTS_151012210016_Bab-4.pdf
12. 2026_TS_MTS_151012210016_Bab-5.pdf 3
13. 2026_TS_MTS_151012210016_Daftar-Pustaka.pdf 3
14. 2026_TS_MTS_151012210016_Lampiran.pdf

P Pembangunan kawasan mixed-use terpadu merupakan salah satu strategi pengembangan wilayah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui integrasi fungsi hunian, komersial, dan fasilitas publik. namun, perubahan tata guna lahan yang ditimbulkan berpotensi meningkatkan mobilitas dan arus lalu lintas sehingga dapat memengaruhi kinerja jaringan jalan apabila tidak didukung oleh perencanaan transportasi yang memadai. penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh pembangunan kawasan mixed-use terpadu serang new city terhadap arus lalu lintas serta mengidentifikasi kombinasi tata guna lahan yang menghasilkan kinerja lalu lintas yang optimal.metode yang digunakan adalah dengan perencanaan transportasi 4 tahap (four step model) dan regresi linier berganda. hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode weekday jenis tata guna lahan ruko, sekolah, rumah sakit mempunyai pengaruh tertinggi terhadap arus lalu lintas, sedangkan perumahan, apartemen dan komersial mempunyai pengaruh yang lebih kecil. untuk jenis tata guna lahan dengan pengaruh terendah adalah hotel.dari model regresi metamodel yang telah dikembangkan, komposisi tata guna lahan bangkitan perjalanan yang menghasilkan beban lalu lintas terendah pada jaringan adalah : perumahan 23%, apartemen 23%, ruko 10%, hotel 10%, komersil 30%, rs/klinik 2%, sekolah 2%, dengan volume prediksi 776 smp/jam. sedangkan komposisi tata guna lahan tarikan perjalanan yang menghasilkan beban lalu lintas terendah pada jaringan adalah : perumahan 20,5%, apartemen 20,5%, ruko 10%, hotel 10%, komersil 35%, rs/klinik 2%, sekolah 2%, dengan volume prediksi 956 smp/jam.

I Integrated mixed-use development is one of the regional development strategies that can encourage economic growth through the integration of residential, commercial, and public facility functions. however, land-use changes resulting from such development have the potential to increase mobility and traffic flow, thereby affecting road network performance if not supported by adequate transportation planning. this study aims to analyze the impact of the development of the serang new city integrated mixed-use area on traffic flow and to identify land-use combinations that produce optimal traffic performance.the methods applied in this study are the four-step transportation planning model (four step model) and multiple linear regression analysis. the results indicate that during weekday conditions, the land-use types of shop houses, schools, and hospitals have the highest influence on traffic flow, while residential areas, apartments, and commercial areas have a lower influence. the land-use type with the lowest influence is the hotel function.based on the developed regression metamodel, the land-use composition for trip generation that produces the lowest traffic load on the network consists of: residential 23%, apartments 23%, shop houses 10%, hotels 10%, commercial 30%, hospitals/clinics 2%, and schools 2%, with a predicted traffic volume of 776 pcu/hour. meanwhile, the land-use composition for trip attraction that produces the lowest traffic load on the network consists of: residential 20.5%, apartments 20.5%, shop houses 10%, hotels 10%, commercial 35%, hospitals/clinics 2%, and schools 2%, with a predicted traffic volume of 956 pcu/hour.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?