DETAIL KOLEKSI

Pengaruh risiko kredit, capital adequacy dan income diversification terhadap kinerja keuangan perbankan di Indonesia dengan intellectual capital sebagai variabel moderasi


Oleh : Fida Afridah

Info Katalog

Subyek : Intellectual capital;Finanancial - Performance

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Hermi Karom

Pembimbing 2 : Sihar Tambun

Kata Kunci : credit risk, capital adequacy, income diversification, intellectual capital, financial performance,

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_TS_MAK_123012404009_Halaman-Judul.pdf 11
2. 2026_TS_MAK_123012404009_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_TS_MAK_123012404009_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_TS_MAK_123012404009_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf
5. 2026_TS_MAK_123012404009_Lembar-Pengesahan.pdf 4
6. 2026_TS_MAK_123012404009_Pernyataan-Orisinalitas.pdf
7. 2026_TS_MAK_123012404009_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_TS_MAK_123012404009_Bab-1.pdf 26
9. 2026_TS_MAK_123012404009_Bab-2.pdf 68
10. 2026_TS_MAK_123012404009_Bab-3.pdf 14
11. 2026_TS_MAK_123012404009_Bab-4.pdf 27
12. 2026_TS_MAK_123012404009_Bab-5.pdf 7
13. 2026_TS_MAK_123012404009_Daftar-Pustaka.pdf 8
14. 2026_TS_MAK_123012404009_Lampiran.pdf 15

A Abstrakpenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko kredit, capital adequacy, dan income diversification terhadap kinerja keuangan perbankan di indonesia, serta menguji peran intellectual capital sebagai variabel moderasi. penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kompleksitas industri perbankan pascapandemi covid-19 yang menuntut pengelolaan risiko, permodalan, dan strategi pendapatan yang lebih adaptif, sekaligus didukung oleh kapabilitas internal berbasis pengetahuan. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. sampel penelitian terdiri atas bank yang terdaftar di bursa efek indonesia selama periode 2020–2024 yang dipilih melalui metode purposive sampling. kinerja keuangan diproksikan dengan return on assets (roa), risiko kredit diukur menggunakan non performing loan (npl), capital adequacy diukur dengan capital adequacy ratio (car), income diversification diukur menggunakan indeks herfindahl-hirschman (hhi), serta intellectual capital diukur dengan pendekatan modified value added intellectual coefficient (mvaic). variabel kontrol dalam penelitian ini meliputi ukuran perusahaan, efisiensi operasional (bopo), dan loan to deposit ratio (ldr). hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kredit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perbankan, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kredit bermasalah secara langsung menekan profitabilitas bank. capital adequacy tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, menunjukkan bahwa kecukupan modal bersifat struktural dan tidak secara langsung meningkatkan roa tanpa pengelolaan aset yang efisien. sementara itu income diversification berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perbankan. pengujian moderasi menunjukkan bahwa intellectual capital mampu memoderasi pengaruh risiko kredit dan income diversification terhadap kinerja keuangan, namun tidak memoderasi pengaruh capital adequacy terhadap kinerja keuangan. secara teoretis temuan ini memperkuat perspektif resource-based view dengan menegaskan intellectual capital sebagai kapabilitas strategis yang berperan dalam mengoptimalkan pengelolaan risiko dan strategi pendapatan. hasil penelitian ini merekomendasikan agar manajemen perbankan mengintegrasikan strategi keuangan dengan penguatan intellectual capital guna meningkatkan kinerja keuangan secara berkelanjutan.kata kunci: risiko kredit, capital adequacy, income diversification, intellectual capital, kinerja keuangan, perbankan.

A Abstractthis study aims to examine the effects of credit risk, capital adequacy, and income diversification on the financial performance of banks in indonesia, as well as to investigate the moderating role of intellectual capital. the study is motivated by the increasing complexity of the bankin g industry in the post–covid-19 period, which requires more adaptive risk management, capital structure, and revenue strategies, supported by internal knowledge-based capabilities.this study employs a quantitative approach using panel data regression analysis. the research sample consists of banks listed on the indonesia stock exchange over the 2020–2024 period, selected through purposive sampling. financial performance is proxied by return on assets (roa), credit risk is measured using the non-performing loan (npl) ratio, capital adequacy is measured by the capital adequacy ratio (car), income diversification is measured using the herfindahl–hirschman index (hhi), and intellectual capital is measured using the modified value added intellectual coefficient (mvaic) approach. control variables include firm size, operational efficiency (bopo), and the loan-to-deposit ratio (ldr).the empirical results indicate that credit risk has a negative and significant effect on banking financial performance, suggesting that an increase in non-performing loans directly reduces profitability. capital adequacy does not have a significant effect on financial performance, indicating that capital strength is structural in nature and does not automatically translate into higher returns without efficient asset management. in contrast, income diversification has a positive and significant effect on financial performance. moderation analysis reveals that intellectual capital moderates the relationship between credit risk and financial performance as well as the relationship between income diversification and financial performance, but does not moderate the effect of capital adequacy on financial performance.theoretically, these findings strengthen the resource-based view by highlighting intellectual capital as a strategic capability that enhances the effectiveness of risk management and revenue diversification strategies. practically, the results suggest that bank management should integrate financial strategies with the development of intellectual capital to achieve sustainable financial performance.keywords: credit risk, capital adequacy, income diversification, intellectual capital, financial performance, banking.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?