Dampak kebijakan dana desa terhadap kesejahteraan masyarakat desa di Provinsi Gorontalo
Pembimbing 3 : Iva Nilasari
Subyek : Community welfare;Village - Funds
Penerbit : FEB - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2025
Pembimbing 1 : Willy Arafah
Pembimbing 2 : Jakaria
Kata Kunci : village fund; community welfare; effectiveness; productive sector; participation; Gorontalo; public
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2025_TS_MIE_121012301027_Halaman-Judul.pdf | 13 | |
| 2. | 2025_TS_MIE_121012301027_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2025_TS_MIE_121012301027_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2025_TS_MIE_121012301027_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2025_TS_MIE_121012301027_Lembar-Pengesahan.pdf | 4 | |
| 6. | 2025_TS_MIE_121012301027_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2025_TS_MIE_121012301027_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2025_TS_MIE_121012301027_Bab-1.pdf | 15 | |
| 9. | 2025_TS_MIE_121012301027_Bab-2.pdf | 43 |
|
| 10. | 2025_TS_MIE_121012301027_Bab-3.pdf | 17 |
|
| 11. | 2025_TS_MIE_121012301027_Bab-4.pdf | 81 |
|
| 12. | 2025_TS_MIE_121012301027_Bab-5.pdf | 4 | |
| 13. | 2025_TS_MIE_121012301027_Daftar-Pustaka.pdf | 11 | |
| 14. | 2025_TS_MIE_121012301027_Lampiran.pdf | 5 |
|
P Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan dana desa terhadap kesejahteraan masyarakat desa di provinsi gorontalo dengan pendekatan kualitatif. fokus utama kajian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan dana desa, pemanfaatan dana desa dalam sektor produktif, serta tingkat partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program. data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk tokoh masyarakat, aparat desa, bpd, dpmd, dan bappeda. temuan menunjukkan bahwa alokasi dana desa masih didominasi oleh pembangunan infrastruktur fisik, sementara aspek pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kapasitas masyarakat masih kurang optimal. partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan dinilai belum inklusif dan cenderung bersifat seremonial. penggunaan dana untuk sektor produktif seperti bumdes belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan warga secara merata. akses terhadap layanan dasar mengalami kemajuan di beberapa desa, namun belum merata di daerah terpencil. secara umum, tingkat kepuasan masyarakat terhadap hasil pembangunan desa masih terbatas, dipengaruhi oleh lemahnya koordinasi, rendahnya kapasitas sdm, serta belum kuatnya mekanisme pengawasan partisipatif. hasil penelitian ini merekomendasikan penguatan tata kelola dana desa melalui perencanaan partisipatif berbasis data, peningkatan kompetensi aparatur desa, serta pelibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan dan evaluasi program.
T This study aims to analyze the impact of the village fund policy on rural community welfare in gorontalo province using a qualitative approach. the main focus of this study is to evaluate the effectiveness of village fund management, the utilization of the village fund in productive sectors, and the level of community participation in the planning and implementation processes of the programs. data were collected through in-depth interviews with key stakeholders, including community leaders, village officials, village councils, and local government agencies. the findings reveal that village fund allocation is still largely focused on physical infrastructure development, while economic empowerment and capacity-building aspects remain underutilized. community participation in planning, implementation, and monitoring is limited and often ceremonial. the use of funds for productive sectors such as village-owned enterprises (bumdes) has yet to significantly improve household incomes. access to basic services has improved in some areas but remains uneven, especially in remote villages. overall, public satisfaction with village development outcomes is moderate, hindered by weak coordination, limited human resource capacity, and the lack of strong participatory oversight mechanisms. the study recommends strengthening village fund governance through data-driven participatory planning, improving the capacity of village officials, and enhancing community involvement in decision-making and program evaluation