DETAIL KOLEKSI

Analisis inkonsistensi keputusan keberatan dan putusan banding dalam penyelesaian sengketa pajak atas pembayaran royalti kepada pihak afiliasi


Oleh : Dara Puspitaningrum

Info Katalog

Subyek : Administrative remedies;Taxation — Law and legislation;Royalties—Taxation

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Susi Dwi Mulyani

Kata Kunci : tax dispute, royalty, affiliated parties

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_TS_MAK_123012301043_Halaman-Judul.pdf 14
2. 2025_TS_MAK_123012301043_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2025_TS_MAK_123012301043_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 2
4. 2025_TS_MAK_123012301043_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2025_TS_MAK_123012301043_Lembar-Pengesahan.pdf 4
6. 2025_TS_MAK_123012301043_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2025_TS_MAK_123012301043_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2025_TS_MAK_123012301043_Bab-1.pdf 14
9. 2025_TS_MAK_123012301043_Bab-2.pdf
10. 2025_TS_MAK_123012301043_Bab-3.pdf
11. 2025_TS_MAK_123012301043_Bab-4.pdf 9
12. 2025_TS_MAK_123012301043_Bab-5.pdf 8
13. 2025_TS_MAK_123012301043_Daftar-Pustaka.pdf 6
14. 2025_TS_MAK_123012301043_Lampiran.pdf

P Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab inkonsistensi antara keputusan keberatan dan putusan banding dalam sengketa pajak terkait pembayaran royalti kepada pihak afiliasi. objek penelitian terdiri dari 90 putusan banding pada periode 2020–2024. metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, serta teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan wawancara dengan 20 informan, meliputi penelaah keberatan, hakim pengadilan pajak, akademisi, dan kuasa hukum.hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan keberatan yang mempertahankan koreksi pemeriksa pajak dipengaruhi oleh kurangnya bukti memadai dari wajib pajak, keterbatasan pemahaman dan pengalaman penelaah keberatan, tekanan waktu, tekanan kelembagaan, serta isomorfisme mimetik, sedangkan isomorfisme normatif tidak berpengaruh. sementara itu, putusan banding yang mengabulkan permohonan wajib pajak lebih dipengaruhi oleh kuatnya pembuktian, kompetensi, dan independensi hakim pengadilan pajak, dengan keterbatasan waktu, isomorfisme mimetik dan normatif tidak berpengaruh jelas. inkonsistensi antara kedua putusan ini disebabkan oleh perbedaan standar penerimaan bukti, kompetensi pihak yang memutuskan, dan tingkat independensi lembaga keberatan dan pengadilan pajak.penelitian memberikan solusi perbaikan yang dapat diterapkan pada lembaga keberatan, meliputi peningkatan kompetensi penelaah keberatan, penerapan teknologi, reformasi indikator kinerja, dan reorganisasi lembaga keberatan untuk meningkatkan profesionalisme dan independensi dalam proses penyelesaian sengketa pajak. dengan demikian, potensi sengketa pajak terkait pembayaran royalti kepada pihak afiliasi dapat diselesaikan secara optimal pada tahap keberatan, sehingga sengketa pajak yang berlanjut ke tahap banding dapat diminimalkan.

T This study aims to analyze the factors causing inconsistency between objection decisions and appeal rulings in tax disputes related to royalty payments to affiliated parties. the research object consists of 90 appeal rulings from the period 2020–2024. the method used is a case study with a qualitative approach, with data collection techniques through documentation and interviews with 20 informants, including objection reviewers, tax court judges, academics, and legal representatives.the results indicate that objection decisions upholding tax auditor corrections are influenced by insufficient evidence from taxpayers, limited understanding and experience of objection reviewers, time pressure, institutional pressure, and mimetic isomorphism, while normative isomorphism has no effect. meanwhile, appeal rulings granting taxpayers’ requests are more influenced by strong evidence, competence, and independence of tax court judges, with time constraints, mimetic isomorphism, and normative isomorphism having no clear effect. the inconsistency between these two decisions is caused by differences in standards of evidence acceptance, the competence of decision-makers, and the level of independence of the objection institution and the tax court.the study provides improvement solutions applicable to the objection institution, including enhancing the competence of objection reviewers, implementing technology, reforming performance indicators, and reorganizing the objection institution to increase professionalism and independence in the tax dispute resolution process. thus, potential tax disputes related to royalty payments to affiliated parties can be optimally resolved at the objection stage, minimizing disputes progressing to the appeal stage.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?