DETAIL KOLEKSI

Analisis faktor risiko harga perkiraan sendiri (hps) dalam proses pengadaan barang dan jasa pada proyek properti di jakarta periode 2020-2023


Oleh : Iswara Gandhi

Info Katalog

Pembimbing 3 : Iswara Gandhi

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Darmawan Pontan

Kata Kunci : Self-Estimated Price (HPS), Procurement Risk, Cost Risk, Time Risk, Quality Risk, Mitigation Strateg

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_TS_MTS_151012210006_Halaman-Judul.pdf 9
2. 2025_TS_MTS_151012210006_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf
3. 2025_TS_MTS_151012210006_Surat-Hasil-Similaritas.pdf
4. 2025_TS_MTS_151012210006_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf
5. 2025_TS_MTS_151012210006_Lembar-Pengesahan.pdf
6. 2025_TS_MTS_151012210006_Pernyataan-Orisinalitas.pdf
7. 2025_TS_MTS_151012210006_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf
8. 2025_TS_MTS_151012210006_Bab-1.pdf 7
9. 2025_TS_MTS_151012210006_Bab-2.pdf 43
10. 2025_TS_MTS_151012210006_Bab-3.pdf 14
11. 2025_TS_MTS_151012210006_Bab-4.pdf 40
12. 2025_TS_MTS_151012210006_Bab-5.pdf 3
13. 2025_TS_MTS_151012210006_Daftar-Pustaka.pdf 6
14. 2025_TS_MTS_151012210006_Lampiran.pdf 25

P Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko dominan yang timbul akibat ketidakakuratan harga perkiraan sendiri (hps) dalam pengadaan barang dan jasa pada proyek properti di jakarta periode 2020–2023, serta merumuskan strategi mitigasi yang efektif untuk mengurangi dampaknya. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analytical hierarchy process (ahp) dan simple additive weighting (saw), yang diterapkan secara komplementer untuk mengidentifikasi, memprioritaskan, dan mengevaluasi bobot risiko secara objektif. sebanyak 54 responden dari kalangan praktisi pengadaan dilibatkan untuk memberikan penilaian terhadap tiga kategori utama risiko, yaitu biaya, waktu, dan kualitas. hasil analisis ahp dan saw menunjukkan bahwa ketidakakuratan hps berdampak signifikan terhadap efisiensi anggaran, keterlambatan proses pengadaan, dan penurunan mutu barang atau jasa yang diterima. risiko biaya didominasi oleh ketidakstabilan dokumen dan biaya tak terduga (overbudget), sedangkan risiko waktu dipengaruhi oleh keterlambatan evaluasi dokumen, revisi hps berulang, dan negosiasi lambat. risiko kualitas terutama dipicu oleh penggunaan barang murah, ketidakterpenuhinya spesifikasi teknis, serta kemampuan penyedia yang rendah. untuk mengatasi permasalahan tersebut, strategi mitigasi yang diusulkan mencakup pembaruan hps berbasis data pasar terkini, survei harga secara berkala, pelatihan teknis bagi tim pengadaan, pemanfaatan teknologi digital dan sistem e-procurement, serta pengawasan kualitas yang lebih ketat melalui seleksi penyedia yang terukur dan transparan. dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam literatur manajemen risiko pengadaan sekaligus panduan praktis bagi perusahaan sektor properti dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengadaan.

T This study aims to analyze the dominant risk factors arising from inaccuracies in the owner’s cost estimate (harga perkiraan sendiri/hps) in the procurement of goods and services in property projects in jakarta during the 2020–2023 period, as well as to formulate effective mitigation strategies to minimize their impact. the research employed a combination of the analytical hierarchy process (ahp) and simple additive weighting (saw) methods to objectively identify, prioritize, and evaluate risk weights. a total of 54 procurement practitioners participated as respondents, providing assessments across three main risk categories: cost, time, and quality. the results of the ahp and saw analyses reveal that inaccuracies in the hps significantly affect budget efficiency, procurement delays, and the quality of goods or services received. cost-related risks are primarily driven by document instability and unexpected expenses (overbudget), while time-related risks are influenced by delays in document evaluation, repeated hps revisions, and prolonged negotiations. quality risks largely stem from the use of low-quality materials, failure to meet technical specifications, and inadequate supplier capabilities. to address these issues, the study proposes several mitigation strategies, including updating hps based on current market data, conducting regular price surveys, enhancing procurement team competencies through technical training, adopting digital technologies and e-procurement systems, and implementing stricter quality control through transparent and performance-based supplier selection. this research contributes theoretically to the literature on procurement risk management and offers practical guidance for property companies in enhancing the effectiveness and efficiency of their procurement processes.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?