DETAIL KOLEKSI

Analisis karakteristik dan struktur mikro limbah tailing sebagai subtitusi parsial semen pada beton studi kasus : cianjur – jawa barat


Oleh : Indah Saiful Fajarani

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2025

Pembimbing 1 : Lisa Oksri Nelfia

Kata Kunci : cement subtitution; gold tailings; green concrete

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2025_TS_MTS_151012200029_Halaman-Judul.pdf 11
2. 2025_TS_MTS_151012200029_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2025_TS_MTS_151012200029_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2025_TS_MTS_151012200029_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2025_TS_MTS_151012200029_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2025_TS_MTS_151012200029_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2025_TS_MTS_151012200029_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2025_TS_MTS_151012200029_Bab-1.pdf 6
9. 2025_TS_MTS_151012200029_Bab-2.pdf 25
10. 2025_TS_MTS_151012200029_Bab-3.pdf 19
11. 2025_TS_MTS_151012200029_Bab-4.pdf 8
12. 2025_TS_MTS_151012200029_Bab-5.pdf 3
13. 2025_TS_MTS_151012200029_Daftar-Pustaka.pdf 10
14. 2025_TS_MTS_151012200029_Lampiran.pdf 11

S Sektor pembangunan konstruksi memiliki dampak besar terhadap perekonomian global dan lingkungan, terutama produksi semen yang menyumbang sekitar sepertiga emisi global. Proses penambangan menghasilkan limbah, salah satunya tailing yang mengandung unsur seperti semen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah tailing dapat digunakan sebagai substitusi semen pada beton untuk mengurangi emisi global dan memanfaatkan limbah sehingga mencitakan beton ramah lingkungan atau green concrete. Penelitian dilakukan dengan mensubstitusi tailing pada beton dengan persentase 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% dari berat semen. Tailing mengandung unsur Fe2O3 = 8.52%, Al2O3 = 15.50%, dan SiO2 = 49.01%, namun juga mengandung timbal 7.9 mg/L yang melebihi batas standar. Pengujian menunjukkan penurunan workabilitas beton, dengan nilai terendah 5.5 cm pada substitusi 25%. Hasil pengujian kekuatan tekan dan tarik pada beton umur 28 hari menunjukkan penurunan kekuatan dengan semakin banyaknya tailing yang digunakan. Pengujian mikrostruktur menggunakan FTIR dan XRD menunjukkan penurunan kadar air bebas dan pembentukan fasa C-S-H, yang meningkatkan densitas dan kekuatan beton. Verifikasi kandungan limbah pada beton dengan 25% tailing menunjukkan bahwa kandungan limbah masih memenuhi batas standar, membuktikan bahwa tailing dapat digunakan sebagai substitusi semen untuk menciptakan beton ramah lingkungan.

T The mining process produces waste, one of which is tailings that contain cement-like elements. This study aims to analyse whether tailings can be used as a cement substitute in concrete to reduce global emissions and utilise waste to create green concrete. The research was conducted by substituting tailings in concrete with a percentage of 5%, 10%, 15%, 20%, and 25% by weight of cement. Tailings contain Fe2O3 = 8.52%, Al2O3 = 15.50%,and SiO2 = 49.01%, but also contain lead 7.9 mg/L which exceeds the standard limit. Tests showed a decrease in concrete workability, with the lowest value of 5.5 cm at 25% substitution. The results of compressive and tensile strength tests on 28-day-old concrete showed a decrease in strength with increasing amounts of tailings used. Microstructure testing using FTIR and XRD showed a decrease in free water content and the formation of C-S-H phases, which increased the density and strength of the concrete. Verification of waste content in concrete with 25% tailings showed that the waste content still met the standard limits, proving that tailings can be used as a cement substitute to create environmentally friendly concrete.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?