Usulan strategi taktik dan nilai pemasaran serta usulan database marketing berdasarkan konsep marketing plus 2000 untuk memenangkan persaingan pasar produk koper merek traveltime pada PT. Sangra Ratu Gemilang
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 1999
Pembimbing 1 : Dorina Hetharia
Subyek : Industrial management;Information systems
Kata Kunci : strategy proposal, tactics, marketing value, marketing database, marketing plus 2000, product market
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 1999_TA_STI_06395217_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 1999_TA_STI_06395217_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 1999_TA_STI_06395217_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 1999_TA_STI_06395217_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf |
|
|
| 5. | 1999_TA_STI_06395217_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 1999_TA_STI_06395217_Bab-4_Pengumpulan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 1999_TA_STI_06395217_Bab-5_Pengolahan-Data-dan-Analisa-Hasil.pdf |
|
|
| 8. | 1999_TA_STI_06395217_Bab-6_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 9. | 1999_TA_STI_06395217_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 10. | 1999_TA_STI_06395217_Lampiran.pdf |
|
M Memasuki era kompetisi globalisasi yang diakibatkan oleh kemajuan teknologi dan informasi dimana setiap produk dari suatu negara bebas masuk ke negara manapun, tidak dapat dihindari oleh negara-negara di dunia clan menuntut tiap perusahaan untuk mendapat jaminan mutu yang diakui secara. internasional. PT. SYI dalam mengantisipasi persaingan dalam dunia internasional, sedang berusaha untuk menerapkan standar manajemen mutu yang dapat menjaga kekonsistenan mutu produk dan menunjukan bahwa produk yang dihasilkan sesuai dengan standar internasional. Dengan melihat kondisi dan kebutuhan PT. SYI, model ISO 9002 merupakan sistem manajemen mutu yang sesuai karena mencakup proses produksi dan pelayanan. Untuk itu perlu dipersiapkan dengan sungguh-sungguh dalam rangka mencapai ISO 9002. Dalam merencanakan penerapan sistem manajemen mutu yang sesuai dengan standar elemen ISO 9002 dilakukan evaluasi untuk mengetahoi sejauh mana penyesuaian sistem manajemen mutu yang telah dilakukan oleh perusahaan, apakah sudah sesuai dengan persyaratan ISO 9002. Dengan perbandingan sistem manajemen mum perusahaan sekarang dengan persyaratan standar mum ISO 9002 tersebut diketahui bahwa perusahaan telah menerapkan standar mutu ISO 9002, namun dalam implementasinya masih terdapat kekurangan-kekurangan yang perlu diperbaiki, oleh karena itu diusulkan bahwa untuk mendapatkan sertifikat ISO 9002 ini, perusahaan perlu untuk lebih menyempurnakan sistem manajemen mutu yang ada. Seperti membuat dan mendokumentasikan catatan mutu pada QC line petrol, melaksanakan kalibrasi untuk seluruh peralatan inspeksi yang digunakan dan menggunakan teknik statistik yaitu peta kendali u dalam pengendalian proses. Dengan demikian perusahaan diharapkan dapat lebih menyesuaikan din dengan sistem manajemen mutu ISO 9002 dalam usaha untuk mendapatkan sertifikat ISO 9002 yang merupakan bukti bagi perusahaan kepada para pelanggan hahwa perusahaan mampu untuk memberikan yang terbaik untuk pelanggan sehingga dapat tercapai pemenuhan kepuasan pelanggan.
E Entering the era of globalization competition caused by technological and information advances where every product from a country is free to enter any country, it cannot be avoided by countries in the world and demands every company to obtain internationally recognized quality assurance. PT. SYI in anticipating competition in the international world, is trying to implement quality management standards that can maintain product quality consistency and show that the products produced are in accordance with international standards. By looking at the conditions and needs of PT. SYI, the ISO 9002 model is an appropriate quality management system because it covers production and service processes. For that reason, it is necessary to prepare seriously in order to achieve ISO 9002. In planning the implementation of a quality management system in accordance with the ISO 9002 element standards, an evaluation is carried out to determine the extent to which the adjustment of the quality management system that has been carried out by the company, whether it is in accordance with the requirements of ISO 9002. By comparing the company's current general management system with the requirements of the ISO 9002 general standard, it is known that the company has implemented the ISO 9002 quality standard, but in its implementation there are still deficiencies that need to be corrected, therefore it is proposed that in order to obtain this ISO 9002 certificate, the company needs to further refine the existing quality management system. Such as making and documenting quality records on the petrol QC line, carrying out calibration for all inspection equipment used and using statistical techniques, namely control charts in process control. Thus, the company is expected to be able to better adjust itself to the ISO 9002 quality management system in an effort to obtain an ISO 9002 certificate which is proof for the company to its customers that the company is able to provide the best for customers so that customer satisfaction can be achieved.