Penerapan model programma linier dalam menentukan komposisi pakan udang windu dalam rangka mengoptimasi biaya bahan baku di PT. Mina Adi Sejahtera-Sidoarjo
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 1992
Pembimbing 1 : Hastono R
Subyek : Industrial management;Material handling
Kata Kunci : linear programming, feed composition, tiger prawns, costs, raw materials, PT. Mina Adi Sejahtera-Sid
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 1992_TA_STI_06387083_Halaman-Judul.pdf | 12 | |
| 2. | 1992_TA_STI_06387083_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 3. | 1992_TA_STI_06387083_Bab_1_Pendahuluan.pdf | 8 | |
| 4. | 1992_TA_STI_06387083_Bab_2_Landasan-Teori.pdf |
|
|
| 5. | 1992_TA_STI_06387083_Bab_3_Usulan-Pemecahan-Persoalan.pdf |
|
|
| 6. | 1992_TA_STI_06387083_Bab_4_Pengumpulan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 1992_TA_STI_06387083_Bab_5_Pengolahan-Data.pdf |
|
|
| 8. | 1992_TA_STI_06387083_Bab_6_Analisa-Pemecahan-Masalah.pdf |
|
|
| 9. | 1992_TA_STI_06387083_Bab_7_Kesimpulan-Dan-Saran.pdf | 8 | |
| 10. | 1992_TA_STI_06387083_Daftar--Pustaka.pdf | 1 | |
| 11. | 1992_TA_STI_06387083_Lampiran.pdf |
|
P PT Mina Adi Sejahtera yang bergerak dalam bidang produksi makanan udang baru berproduksi pada bulan Oktober 1990. Selama ini untuk menyusun komposisi makanan udang hanya memperhatikan beberapa unsur zat dan gizi yang dianggap dominan yaitu protein, lemak ,serat kasar dan zat abu. Padahal untuk memenuhi kebutuhan akan zat dan gizi untuk makanan udang yang dianjurkan dan memenuhi persyaratan dari ahli makanan hewan, lebih kurang mengandung 38 unsur. Agar ketiga puluh delapan zat makanan tersebut terkandung dalam makanan udang, maka perlu disusun komposisi pakan udang yang lebih sempurna. Dalam produksi makanan udang, bahan baku merupakan elemem ongkos yang paling berpengaruh dalam menentukan biaya produksi, yaitu sekitar 80 % dari total ongkos produksi. Oleh karena itu, untuk menurunkan ongkos produksi, diusahakan agar sedapat mungkin memanfaatkan bahan baku yang murah tetapi masih memenuhi persyaratan gizi. Pokok permasalahannya adalah menyusun formula atau komposisi pakan udang yang memenuhi persyaratan zat dan gizi sekaligus, dengan ongkos bahan baku yang minimum. Berdasarkan fungsi tujuan dan batasan-batasan (constraint) yang ada dalam Masalah ini. maka optimasi ongkos bahan baku dilakukan dengan menggunakan teknik Programa Linier. Agar perhitungan dapat diselesaiakan dengan cepat, dan basil perhitungannya mempunyai tingkat ketelitian yang tinggi, perhitungan dilakukan dengan menggunakan komputer, dengan menggunakan paket program LINDO (Linear Interactive Discrete Optimizer). Hasil perhitungan dengan komputer ini meliputi komposisi bahan baku, ongkos bahan baku, kandungan zat-zat makanan pada setiap kilo gram pakan udang, dan analisa sen-sitivitas harga pada solusi optimal. Untuk kelangsungan produksi, PT Mina Adi Sejahtera mengunakan bermacam-macam bahan baku, yang dipakai sebagai komposisi makanan udang. Agar persediaan bahan baku dapat terpenuhi dengan ongkos minimum, maka perlu suatu sistem persediaan yang menqaturnya. Perusahaan akan melaksanakan rencana produksi sesuai dengan kapasitas yang telah ditetapkan pertahunnya, yang berdasarkan minimasi onqkos-ongkos yang berhubungan dengan persediaan, maka disusun suatu rencana persediaan yang mencakup ukuran lot ekonomis, ongkos persediaan pertahun, interval pemesanan, dan kebutuhan bahan baku selama lead time.
P PT Mina Adi Sejahtera, which operates in the shrimp feed production sector, only started production in October 1990. To date, shrimp feed composition has only considered a few elements of substances and nutrients that are considered dominant, namely protein, fat, crude fiber, and ash. However, to meet the needs of substances and nutrients for shrimp feed that are recommended and meet the requirements of animal feed experts, it must contain approximately 38 elements. To ensure that all thirty-eight nutrients are contained in shrimp feed, it is necessary to formulate a more perfect shrimp feed composition. In shrimp feed production, raw materials are the most influential cost element in determining production costs, which is approximately 80% of the total production cost. Therefore, to reduce production costs, efforts are made to utilize raw materials that are as affordable as possible while still meeting nutritional requirements. The main problem is to develop a formula or composition of shrimp feed that meets both substance and nutritional requirements, with minimum raw material costs. Based on the objective function and constraints in this problem, raw material cost optimization is carried out using Linear Programming techniques. To ensure fast completion of calculations and high accuracy, calculations are performed using a computer using the LINDO (Linear Interactive Discrete Optimizer) program package. The results of these computer calculations include raw material composition, raw material costs, nutrient content per kilogram of shrimp feed, and price sensitivity analysis for the optimal solution. For continuous production, PT Mina Adi Sejahtera uses a variety of raw materials, which are used as shrimp feed ingredients. To ensure adequate raw material inventory at minimum cost, a manageable inventory system is required. The company will implement a production plan based on a predetermined annual capacity, which is based on minimizing inventory-related costs. An inventory plan is then prepared that includes the economic lot size, annual inventory costs, ordering intervals, and raw material requirements during the lead time.