DETAIL KOLEKSI

Tinjauan yuridis terhadap perubahan anggaran dasar pt kjp berdasarkan undang-undang nomor 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas

5.0


Oleh : Muhammad Faiz Ahyar

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Sri Bakti Yunari

Kata Kunci : Amendment to the Articles of Association, Dormant Corporation, Fiduciary Duty, and Limited Liability

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010002200066_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_SHK_010002200066_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010002200066_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010002200066_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010002200066_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010002200066_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010002200066_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010002200066_Bab-1.pdf 17
9. 2026_SK_SHK_010002200066_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_SHK_010002200066_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_SHK_010002200066_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_SHK_010002200066_Bab-5.pdf 3
13. 2026_SK_SHK_010002200066_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_SHK_010002200066_Lampiran.pdf

P Perseroan terbatas (pt) sebagai badan hukum mewajibkan setiapperubahan anggaran dasar, khususnya terkait perubahan susunandireksi dan dewan komisaris, untuk dilaporkan kepada kementerianhukum dan ham agar memenuhi asas publisitas. penelitian inidilatarbelakangi oleh kasus pt kjp, sebuah perusahaan konstruksi dimakassar yang melakukan perubahan anggaran dasar pada tahun 2013namun tidak melaporkannya kepada menteri. kelalaian ini menyebabkanpt kjp mengalami kendala legalitas sejak tahun 2019, tidak dapatmengikuti tender, dan dikategorikan sebagai dormant corporation(perusahaan tidak aktif). penelitian ini bertujuan untuk menganalisisbentuk pertanggungjawaban direksi atas kelalaian pelaporan tersebutditinjau dari prinsip fiduciary duty serta menganalisis akibat hukumnyabagi perseroan. metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatifdengan sifat penelitian deskriptif. data yang digunakan bersumber daridata sekunder yang didukung oleh data primer berupa wawancara, yangkemudian dianalisis secara kualitatif dengan penarikan kesimpulandeduktif. asil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, direksi pt kjptelah melanggar prinsip fiduciary duty, khususnya duty of care (prinsipkehati-hatian). meskipun direksi telah memberikan kuasa kepada notaris,direksi tetap bertanggung jawab melakukan pengawasan hingga prosesadministratif tuntas dan terbitnya surat penerimaan pemberitahuan darimenteri. kedua, akibat hukum dari tidak dilaporkannya perubahantersebut adalah perubahan anggaran dasar hanya sah secara internal(mengikat pemegang saham) namun tidak sah secara eksternal (tidakmengikat pihak ketiga). hal ini mengakibatkan direksi baru tidak memilikilegal standing untuk mewakili perseroan. sebagai solusi pemulihan,perseroan wajib melaksanakan rups ulang yang diinisiasi oleh penguruslama yang masih tercatat secara sah dalam sistem administrasi badanhukum (sabh) untuk memperbarui legalitas perusahaan.

A A limited liability company (perseroan terbatas/pt) as a legal entity is required to report any amendment to its articles of association, particularly changes in the composition of the board of directors and the board of commissioners, to the ministry of law and human rights in order to fulfill the principle of publicity. this study is based on the case of pt kjp, a construction company in makassar that amended its articles of association in 2013 but failed to report the amendment to the minister, resulting in legal validity issues since 2019. consequently, the company was unable to participate in tenders and was classified as a dormant corporation.this research aims to analyze the liability of the board of directors for the failure to report the amendment in light of the fiduciary duty principle, as well as to examine the legal consequences for the company. the research employs a normative juridical method with a descriptive research approach, using secondary data supported by primary data obtained through interviews. the data were analyzed qualitatively using deductive reasoning.the findings show that the board of directors of pt kjp violated the principle of fiduciary duty, particularly the duty of care, by failing to ensure the completion of the administrative reporting process, despite having granted authority to a notary. the board of directors remained responsible for supervising the process until the issuance of the letter of receipt of notification from the minister. furthermore, the failure to report the amendment resulted in the amendment to the articles of association being legally valid only internally, binding the shareholders, but invalid externally and not binding upon third parties. as a consequence, the newly appointed board of directors lacked legal standing to represent the company.as a remedial measure, the company is required to conduct a new general meeting of shareholders (gms) initiated by the former management that remains legally recorded in the legal entity administration system (sabh) in order to restore the company’s legal status.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?