DETAIL KOLEKSI

Analisis yuridis poligami sebagai alasan perceraian di luar ketentuan hukum keluarga islam indonesia (studi kasus putusan nomor 4011/pdt.g/2020/pa.jt).


Oleh : Dewi Khaliza

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Khairani Bakri

Kata Kunci : Polygamy, Divorce, Indonesian Islamic Family Law

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010002200464_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_SHK_010002200464_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010002200464_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010002200464_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010002200464_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010002200464_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010002200464_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010002200464_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_SHK_010002200464_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_SHK_010002200464_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_SHK_010002200464_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_SHK_010002200464_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_SHK_010002200464_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_SHK_010002200464_Lampiran.pdf

P Perkawinan di indonesia diatur oleh hukum untuk membangun keluarga yang bahagia dan kekal, namun dalam praktiknya tidak semua perkawinan berjalan harmonis, hingga berakhir dengan perceraian. di masyarakat, alasan-alasan perceraian yang diajukan sudah sesuai dengan alasan yang terdapat dalam undang-undang. namun, terdapat juga alasan perceraian yang tidak diatur dalam undang-undang. permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: apakah poligami dapat dijadikan alasan perceraian menurut hukum keluarga islam indonesia? dan apakah putusan nomor 4011/pdt.g/2020/pa.jt telah sesuai dengan ketentuan hukum keluarga islam indonesia?. penelitian ini dilakukan dengan pendekatan normatif dan deskriptif, dengan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, seperti al-qur’an, hadits, uu no. 1 tahun 1974, pp no. 9 tahun 1975, dan khi untuk menganalisis fenomena perkembangan alasan perceraian yang muncul di luar ketentuan hukum yang berlaku secara kualitatif. kesimpulannya poligami dalam hukum keluarga islam indonesia pada dasarnya tidak termasuk sebagai alasan perceraian sebagaimana diatur dalam hukum keluarga islam indonesia. putusan nomor 4011/pdt.g/2020/pa.jt tidak sesuai dengan ketentuan hukum keluarga islam indonesia.

M Marriage in indonesia is regulated by law with the aim of establishing a happy and enduring family; however, in practice, not all marriages proceed harmoniously and may ultimately end in divorce. in society, the grounds for divorce submitted to the courts generally conform to those stipulated in statutory regulations. nevertheless, there are also grounds for divorce that are not expressly regulated by law. the issues examined in this study are: whether polygamy can be used as grounds for divorce under indonesian islamic family law, and whether decision number 4011/pdt.g/2020/pa.jt is consistent with the provisions of indonesian islamic family law. this research employs a normative and descriptive approach, utilizing secondary data obtained through library research, including the qur’an, hadith, law number 1 of 1974 on marriage, government regulation number 9 of 1975, and the compilation of islamic law (khi), to qualitatively analyze the development of grounds for divorce that arise outside the existing legal provisions. the conclusion of this study indicates that polygamy, under indonesian islamic family law, is fundamentally not classified as grounds for divorce as regulated therein. furthermore, decision number 4011/pdt.g/2020/pa.jt is not in accordance with the provisions of indonesian islamic family law.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?