Kewenangan komisi banding paten dalam penghapusan paten terdaftar alat penghantaran dengan pelepasan terkontrol untuk aktif volatil (studi putusan nomor 912/k/pdt.sus-hki/2022)
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2025
Pembimbing 1 : Simona Bustani
Kata Kunci : Patent; Patent Revocation; Patent Appeal Commission; Legal Authority
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2025_SK_SHK_010002100194_Halaman-Judul.pdf | 7 | |
| 2. | 2025_SK_SHK_010002100194_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2025_SK_SHK_010002100194_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2025_SK_SHK_010002100194_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2025_SK_SHK_010002100194_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2025_SK_SHK_010002100194_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2025_SK_SHK_010002100194_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2025_SK_SHK_010002100194_Bab-1.pdf | 15 | |
| 9. | 2025_SK_SHK_010002100194_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2025_SK_SHK_010002100194_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2025_SK_SHK_010002100194_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2025_SK_SHK_010002100194_Bab-5.pdf | 3 | |
| 13. | 2025_SK_SHK_010002100194_Daftar-Pustaka.pdf | 6 | |
| 14. | 2025_SK_SHK_010002100194_Lampiran.pdf |
|
P Perubahan dalam perlindungan hukum terhadap kekayaan intelektual, khususnya paten, mencerminkan dinamika regulasi dalam merespons kompleksitas sengketa di bidang industri dan teknologi. salah satu isu yang mengemuka adalah kewenangan komisi banding paten dalam melakukan penghapusan paten yang telah diberikan, yang dalam praktiknya menimbulkan pertanyaan mengenai kepastian hukum dan batas yurisdiksi administratif. penelitian ini mengkaji sengketa penghapusan paten antara godrej consumer product limited dengan pt johnson and son indonesia, yang berfokus pada putusan komisi banding paten dalam menghapus paten atas dasar tidak dipenuhinya unsur kebaruan dan langkah inventif. rumusan masalah yang dianalisis dalam penelitian ini meliputi bagaimana pengaturan kewenangan komisi banding paten menurut undang-undang nomor 65 tahun 2024 jo. undang-undang nomor 13 tahun 2016 dan permenkumham nomor 3 tahun 2019, serta apakah alasan penghapusan paten tersebut telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus, serta menggunakan data sekunder dari studi kepustakaan dan data primer dari wawancara. analisis dilakukan secara deskriptif dengan penarikan kesimpulan melalui penalaran deduktif. hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan komisi banding paten mencakup koreksi terhadap keputusan pemberian paten, termasuk menilai kembali syarat kebaruan dan langkah inventif. dalam kasus godrej, paten dihapus karena tidak memenuhi syarat substantif, meskipun masih terdapat ketidakjelasan dalam pengaturan pasal 130 huruf c uu paten yang memerlukan pembaruan regulatif untuk menjamin kepastian dan keadilan hukum.
C Changes in the legal protection of intellectual property rights, particularly patents, reflect the evolving nature of regulatory frameworks in responding to the complexities of industrial and technological disputes. one of the prominent issues is the authority of the patent appeal commission to revoke granted patents, which in practice raises concerns regarding legal certainty and the limits of administrative jurisdiction. this study examines the patent revocation dispute between godrej consumer products limited and pt johnson and son indonesia, focusing on the patent appeal commission\\\'s decision to revoke the patent on the grounds of non-fulfillment of novelty and inventive step requirements. the legal issues analyzed in this research include the scope of authority of the patent appeal commission as regulated under law number 65 of 2024 in conjunction with law number 13 of 2016 and ministerial regulation of law and human rights number 3 of 2019, as well as whether the grounds for patent revocation conform to applicable legal provisions. this research employs a normative legal research method using statutory and case study approaches, supported by secondary data from literature studies and primary data obtained through interviews. the analysis is conducted descriptively, with conclusions drawn using deductive reasoning. the findings reveal that the authority of the patent appeal commission includes the power to rectify patent grant decisions, including re-evaluating the requirements of novelty and inventive step. in the godrej case, the patent was revoked due to failure to meet substantive requirements, although ambiguity remains in the regulation under article 130 letter c of the patent law, indicating the need for regulatory reform to ensure legal certainty and justice.