Sifat rekurensi kista keratosis odontogenik
Nomor Panggil : 616.07 STE s
Penerbit : FKG - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2004
Pembimbing 1 : Janti Sudiono
Subyek : Anatomical pathology
Kata Kunci : odontogenic keratocyst, etiology, pathogenesis, clinical feature, radiographic, histopathology, recu
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2004_TA_KG_04000263_Halaman-judul.pdf | ||
| 2. | 2004_TA_KG_04000263_Lembar-pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2004_TA_KG_04000263_Bab-1-Pendahuluan.pdf | 4 | |
| 4. | 2004_TA_KG_04000263_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf |
|
|
| 5. | 2004_TA_KG_04000263_Bab-3-Pembahasan.pdf |
|
|
| 6. | 2004_TA_KG_04000263_Bab-4-Kesimpulan-dan-saran.pdf | 3 | |
| 7. | 2004_TA_KG_04000263_Daftar-pustaka.pdf |
K Kista keratosis odontogenik merupakan salah satu jenis kistarahang yang mempunyai keunikan sendiri yang membedakannya dengankista rahang iainnya. Segala hal tentang kista ini mulai dari etiologi,patogenesis, gambaran klinis, radiografis, histopatologis serta sifatbiologisnya harus dipahami secara jelas guna menegakkan diagnosisyang tepat. Pertimbangan yang paling penting tentang kista ini adalahsifat rekurensi yang sangat tinggi setelah dilakukan tindakan perawatan.Oleh karena itu diagnosis yang tepat merupakan hal yang palingmenentukan dalam pengambilan tindakan perawatan sehubungan denganbeberapa jenis kista rahang Iainnya yang mirip dengan kista odontogenikkeratosis. Kerjasama dokter gigi dengan pasien juga sangat dibutuhkanguna mengikuti perkembangan kista setelah tindakan perawatan.
O Odontogenic keratocyst is one of the jaw cyst that has a certain uniquecharacteristic which differs it from other jaw cysts. All about this cystincluding the etiology, pathogenesis, clinical features, radiographic,histopathology and its biologic must be well understood in order to definethe exact diagnosis. The most consideration about this cyst is its highrecurrence after treatment. By then, an exact diagnosis is the mostdetermining thing in taking treatment decision related with some other jawcysts that have similar characteristic with odontogenic keratocyst. A goodcooperation between dentist and patient is also needed to do follow upafter treatment.