DETAIL KOLEKSI

Kesenjangan penerapan penangkapan ikan secara tradisional oleh china melalui armada perikanan dalam klaim laut cina selatan menurut unclos 1982


Oleh : Annisa Laila Fatharani Waseso

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Yulia Fitriliani

Kata Kunci : Traditional Fishing Rights, China\\\'s Maritime Militia, South China Sea, UNCLOS 1982, Exclusive Eco

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010001800073_Halaman-Judul.pdf 9
2. 2026_SK_SHK_010001800073_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010001800073_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010001800073_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010001800073_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010001800073_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010001800073_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010001800073_Bab-1.pdf 17
9. 2026_SK_SHK_010001800073_Bab-2.pdf 47
10. 2026_SK_SHK_010001800073_Bab-3.pdf 19
11. 2026_SK_SHK_010001800073_Bab-4.pdf 13
12. 2026_SK_SHK_010001800073_Bab-5.pdf 2
13. 2026_SK_SHK_010001800073_Daftar-Pustaka.pdf 9
14. 2026_SK_SHK_010001800073_Lampiran.pdf 1

L Laut memiliki peran strategis sebagai jalur transportasi internasional dan sumber daya ekonomi, khususnya perikanan. united nations convention on the law of the sea 1982 (unclos 1982) memberikan hak berdaulat kepada negara pantai untuk mengelola sumber daya hayati di zona ekonomi eksklusif (zee). permasalahan timbul ketika cina menggunakan konsep traditional fishing rights untuk membenarkan aktivitas penangkapan ikan di laut cina selatan, termasuk di zee negara lain, serta melibatkan nelayan sipil, armada perikanan, china coast guard, dan people\\\'s armed forces maritime militia (pafmm) dalam memperkuat klaim maritimnya. penelitian ini membahas keabsahan traditional fishing rights yang diklaim cina dan legalitas pemanfaatan nelayan sipil yang didukung aparat negara berdasarkan unclos 1982. penelitian dilakukan secara normatif dengan sifat deskriptif, menggunakan data sekunder yang dianalisis secara kualitatif. hasil penelitian menunjukkan bahwa unclos 1982 tidak mengakui traditional fishing rights sebagai dasar umum untuk melakukan penangkapan ikan di zee negara lain, kecuali berdasarkan pengaturan khusus atau persetujuan negara terkait. putusan arbitrase laut cina selatan juga menolak klaim hak historis cina yang melampaui ketentuan unclos 1982. penggunaan nelayan sipil dan aparat negara untuk mengganggu hak berdaulat negara pantai bertentangan dengan kewajiban menghormati hak negara lain, prinsip penggunaan laut secara damai, dan pelaksanaan kewajiban dengan itikad baik.

T The sea plays as strategic role as an international transportation route and a source of economic resources, particularly fisheries. the united nations convention on the law of the sea 1982 (unclos 1982) grants coastal states sovereign rights to explore, exploit, conserve, and manage living resources within their exclusive economic zones (eezs). legal issues arise when china invokes traditional fishing rights to justify fishing activities in the south china sea, including within the eezs of other states, and involves civilian fishers, fishing fleets, the china coast guard, and the people\\\'s armed forces maritime militia in strengthening its maritime claims. this research examines the validity of china\\\'s claimed traditional fishing rights and the legality of employing civilian fishers supported by state authorities under unclos 1982. it applies normative legal research with a descriptive approach, using secondary data analyzed qualitatively. the findings show that unclos 1982 does not recognize traditional fishing rights as aa general basis for fishing within another state eez, except under spesific arrangements or with the consent of the state concerned. the south china sea arbitral award also rejected china\\\'s historic rights claims exceeding unclos entitlement. the use of civilian fishers and state authorities to interfere with coastal state\\\'s sovereign rights is inconsistent with peaceful uses of the seas, respect for other state\\\'s rights, and good faith.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?