DETAIL KOLEKSI

Perlindungan konsumen terhadap penurunan harga ekstrem produk otomotif (studi kasus pada produk wuling binguo ev)


Oleh : Abdul Ro\'uf Afrizal

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Sri Bakti Yunari

Pembimbing 2 : Novina Sri Indiraharti

Kata Kunci : Consumer Protection Law, Price Reduction, Business Actor Liability.

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010002202001_Halaman-Judul.pdf 10
2. 2026_SK_SHK_010002202001_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010002202001_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010002202001_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010002202001_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010002202001_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010002202001_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010002202001_Bab-1.pdf 14
9. 2026_SK_SHK_010002202001_Bab-2.pdf 30
10. 2026_SK_SHK_010002202001_Bab-3.pdf 18
11. 2026_SK_SHK_010002202001_Bab-4.pdf 30
12. 2026_SK_SHK_010002202001_Bab-5.pdf 4
13. 2026_SK_SHK_010002202001_Daftar-Pustaka.pdf 3
14. 2026_SK_SHK_010002202001_Lampiran.pdf 3

A Abstrak(a) abdul rouf afrizal (nim: 010002202001)(b) perlindungan konsumen terhadap penurunan harga ekstrem produk otomotif (studi kasus pada produk wuling binguo ev)(c) 84 halaman, 2026, 3 lampiran.(d) kata kunci: hukum perlindungan konsumen, penurunan harga, tanggung jawab pelaku usaha.(e) perlindungan konsumen merupakan aspek penting dalam kegiatanperdagangan untuk memberikan kepastian hukum serta menjamin terpenuhinya hak-hak konsumen. salah satu persoalan yang muncul dalam perkembangan industri kendaraan listrik di indonesia adalah penurunan harga wuling binguo ev yang terjadi dalam waktu relatif singkat setelah produk dipasarkan. kondisi tersebut menimbulkan keluhan dari konsumen yang merasa dirugikan akibat selisih harga yang cukup signifikan. permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penurunan harga ekstrem dalam waktu singkat dapat dikategorikan sebagai kerugian konsumen menurut undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan bagaimana bentuk tanggung jawab pelaku usaha terhadap penurunan harga ekstrem dalam waktu singkat yang terjadi pada produk wuling binguo ev. penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif-analitis dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual. data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan harga kendaraan merupakan bagian dari strategi bisnis yang pada prinsipnya menjadi hak pelaku usaha dan tidak secara otomatis dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum maupun kerugian yang wajib diganti berdasarkan undang-undang perlindungan konsumen. namun, apabila penurunan harga dilakukan tanpa keterbukaan informasi yang memadai sehingga menimbulkan ketidakadilan bagi konsumen, pelaku usaha dapat dianggap belum sepenuhnya memenuhi hak konsumen untuk memperoleh informasi yang benar, jelas, dan jujur sebagaimana diatur dalam pasal 4 undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. oleh karena itu, tanggung jawab pelaku usaha lebih tepat diwujudkan melalui penerapan prinsip itikad baik, transparansi informasi, serta pemberian kompensasi atau kebijakan lain yang bertujuan menjaga kepercayaan dan kepuasan konsumen tanpa mengesampingkan kebebasannya dalam menentukan strategi pemasaran.(f) 10 buku (tahun 2008–2022), 4 peraturan perundang-undangan, 5 jurnal, 5 artikel harian.(g) dr. sri bakti yunari, s.h., m.hum ( )(h) abdul rouf afrizal ( )

C Consumer protection is a crucial aspect of trade activities, providing legal certainty and ensuring the fulfillment of consumer rights. one issue that has emerged in the development of the electric vehicle industry in indonesia is the price reduction of the wuling binguo ev, which occurred relatively quickly after the product was launched. this situation has led to complaints from consumers who feel disadvantaged by the significant price difference. the problem in this research is whether this extreme price reduction in a short period of time can be categorized as a consumer loss under law number 8 of 1999 concerning consumer protection and what form of responsibility business actors take for the extreme price reduction in a short period of time that occurred on the wuling binguo ev. this research uses a normative legal research method that is descriptive-analytical with a statutory and conceptual approach. the data used is secondary data obtained through a literature review of primary and secondary legal materials. the results indicate that the vehicle price reduction is part of a business strategy, which in principle is the right of business actors and cannot automatically be categorized as an unlawful act or a loss that must be compensated under the consumer protection law. however, if the price reduction is carried out without adequate information disclosure, resulting in injustice for consumers, business actors can be considered to have not fully fulfilled the consumer\\\'s right to obtain correct, clear, and honest information as regulated in article 4 of law number 8 of 1999 concerning consumer protection. therefore, the responsibility of business actors is more appropriately realized through the application of the principle of good faith, information transparency, and the provision of compensation or other policies aimed at maintaining consumer trust and satisfaction without neglecting their freedom to determine marketing strategies.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?