DETAIL KOLEKSI

Peran regulasi dalam perolehan hak atas tanah untuk meningkatkan investasi dalam rangka pembiayaan di sektor infrastruktur proyek ibu kota negara


Oleh : Rido Fathar Maulana

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Sharda Abrianti

Subyek : Land tenure - Law and regulation

Kata Kunci : regulatory role, land rights, ease of doing business, infrastructure investment, Nusantara Capital C

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010002100350_Halaman-Judul.pdf 7
2. 2026_SK_SHK_010002100350_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010002100350_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010002100350_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010002100350_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010002100350_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010002100350_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010002100350_Bab-1.pdf 19
9. 2026_SK_SHK_010002100350_Bab-2.pdf 25
10. 2026_SK_SHK_010002100350_Bab-3.pdf 17
11. 2026_SK_SHK_010002100350_Bab-4.pdf 18
12. 2026_SK_SHK_010002100350_Bab-5.pdf 4
13. 2026_SK_SHK_010002100350_Daftar-Pustaka.pdf 7
14. 2026_SK_SHK_010002100350_Lampiran.pdf 1

K Kemudahan berusaha dalam perolehan hak atas tanah merupakanfaktor penting untuk menarik investasi dalam pembiayaanpembangunan infrastruktur di ibu kota nusantara (ikn) diatur dalamundang-undang nomor 3 tahun 2022 tentang ibu kota negarasebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 21tahun 2023. atas dasar tersebut, penelitian ini membahasbagaimana peran regulasi terkait perolehan hak atas tanah untukpenanaman modal di ikn untuk pembiayaan di bidang infrastrukturserta apa kendala yang menghambat masuknya investasi di bidanginfrastruktur di ikn. metode penelitian yang digunakan adalahpenelitian hukum normatif bersifat deskriptif, yang menggunakandata sekunder dan didukung data primer, serta dianalisis secarakualitatif sehingga ditarik kesimpulan secara deduktif. berdasarkanhasil penelitian, diketahui bahwa secara normatif regulasi telahmemberikan kemudahan bagi investor melalui mekanismepemberian hak atas tanah di atas hak pengelolaan otorita ikn,namun dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala di beberapasektor seperti konflik pertanahan, tumpang tindih penguasaan lahan,keterlambatan penerbitan hak atas tanah, serta sengketa pengadaantanah, yang mencerminkan bahwa proyek-proyek infrastruktur iknbelum sepenuhnya memenuhi standar kelayakan investasi.

T The ease of doing business in the acquisition of land rights constitutes a significant factor in attracting investment for infrastructure financing in the nusantara capital city (ikn), as regulated under law number 3 of 2022 concerning the state capital, as amended by law number 21 of 2023. based on this framework, this study examines the role of regulations governing land rights acquisition for investment purposes in ikn infrastructure financing, as well as the obstacles that hinder the inflow of infrastructure investment in the region. the research method employed is a descriptive normative legal study, utilizing secondary data supported by primary data, which are analyzed qualitatively to draw deductive conclusions. the findings indicate that, from a normative perspective, the regulatory framework has provided facilitative measures for investors through the mechanism of granting land rights over the management rights (hak pengelolaan) of the ikn authority; however, in its implementation, several obstacles remain, including land conflicts, overlapping land control, delays in the issuance of land rights, and disputes in land acquisition processes, reflecting that infrastructure projects in ikn have not yet fully satisfied investment feasibility standards.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?