Analisis persesuaian alat bukti yang tidak dipertimbangkan untuk memberikan rehabilitasi bagi pengguna narkotika (studi putusan nomor 1517/pid.sus/2021/pn mks)
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Ramadhana Anindyajati
Kata Kunci : : Evidence; Narcotics abuse; Judge’s judgment; Rehabilitation; and Judicial System.
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002100232_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SHK_010002100232_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002100232_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002100232_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002100232_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002100232_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002100232_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002100232_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_SHK_010002100232_Bab-2.pdf | 9 |
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002100232_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002100232_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002100232_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_SHK_010002100232_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_SHK_010002100232_Lampiran.pdf |
|
P Penyalahgunaan narkotika masih menjadi permasalahan serius yang berdampak pada stabilitas sosial dan kesehatan masyarakat. dalam praktik sistem peradilan pidana, penanganan perkara penyalahgunaan narkotika kerap menimbulkan perdebatan terkait penjatuhan pidana penjara atau pemberian rehabilitasi medis dan sosial. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sekaligus menilai kesesuaian alat bukti dalam putusan nomor 1517/pid.sus/2021/pn makassar dengan ketentuan surat edaran mahkamah agung nomor 4 tahun 2010. penelitian hukum normatif digunakan sebagai metode penelitian, dengan menitikberatkan pada kajian terhadap norma, asas, dan konsep hukum, serta putusan pengadilan. hasil penelitian menunjukkan bahwa alat bukti berupa hasil pemeriksaan urine, jumlah barang bukti narkotika dalam batas pemakaian pribadi, serta tidak adanya indikasi peredaran gelap telah secara faktual membuktikan terdakwa sebagai penyalahguna narkotika. namun, pertimbangan dan amar putusan majelis hakim belum sepenuhnya mencerminkan kesesuaian alat bukti dengan sema nomor 4 tahun 2010 sebagai dasar penetapan status terdakwa dan pemberian rehabilitasi.
T The misuse of narcotics is still a serious problem that has an impact on social stability and public health. in the practice of the criminal justice system, the handling of narcotics abuse cases often leads to debate regarding the dropping of prison sentences or the provision of medical and social rehabilitation. this research aims to analyze and assess the suitability of evidence in decision number 1517/pid.sus/2021/pn makassar with the provisions of the circular letter of the supreme court number 4 of 2010. normative legal research is used as a method of research, with emphasis on the study of legal norms, principles, and concepts, as well as court rulings. the research results show that the evidence in the form of urine examination, the amount of narcotics evidence within the limit of personal use, and the absence of indication of illicit trafficking have factually proven the defendant to be a narcotics abuser. however, the judgment and amar of the decision of the panel of judges have not fully reflected the suitability of the evidence with sema number 4 of 2010 as the basis for determining the status of the defendant and providing rehabilitation.