Peran kantor imigrasi batam dalam melakukan pengawasan terhadap keluar-masuknya warga negara indonesia periode 2023-2025
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Muhammad Imam Nasef
Kata Kunci : Immigration Office, Immigration Supervision, Indonesian Citizens
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002000196_Halaman-Judul.pdf | 12 | |
| 2. | 2026_SK_SHK_010002000196_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002000196_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002000196_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002000196_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002000196_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002000196_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002000196_Bab-1.pdf | 16 | |
| 9. | 2026_SK_SHK_010002000196_Bab-2.pdf | 20 |
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002000196_Bab-3.pdf | 26 |
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002000196_Bab-4.pdf | 22 |
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002000196_Bab-5.pdf | 3 | |
| 13. | 2026_SK_SHK_010002000196_Daftar-Pustaka.pdf | 8 | |
| 14. | 2026_SK_SHK_010002000196_Lampiran.pdf | 5 |
|
K Keimigrasian berperan strategis dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus menjamin hak warga negara indonesia (wni), namun peningkatan mobilitas wni di batam pada 2023–2025 menimbulkan kendala pengawasan. pokok permasalahan penelitian ini adalah bagaimana peran kantor imigrasi batam dalam melakukan pengawasan terhadap keluar masuknya wni pada periode 2023-2025 dan apa saja kendala yang dihadapi kantor imigrasi batam dalam melakukan pengawasan terhadap keluar masuknya wni pada periode 2023-2025? metode penelitian yang digunakan adalah tipe normatif dengan sifat deskriptif. pengumpulan data melalui studi kepustakaan yang didukung wawancara. analisis dilakukan secara kualitatif. kantor imigrasi batam menjalankan pengawasan administratif dan lapangan terhadap keluar masuk wni periode 2023-2025, namun pelaksanaannya belum konsisten. pengawasan administratif meliputi pemeriksaan dokumen, identifikasi subjek, dan pencatatan di simkim, sedangkan pengawasan lapangan mencakup pemeriksaan fisik, wawancara, dan pemantauan wni di tpi serta koordinasi dengan perwakilan ri. pihak imigrasi batam tidak menyusun daftar pencegahan keluar wilayah secara rutin, pemantauan wni di luar negeri tidak menyeluruh, dan berita acara pemeriksaan administratif belum lengkap, sehingga melanggar pasal 70 undang-undang keimigrasian dan permen imipas nomor 2 tahun 2025 khususnya pasal 7, pasal 8, pasal 14, serta pasal 15. kendala utama berupa keterbatasan sdm, gangguan sistem teknologi informasi, dan rendahnya kesadaran hukum wni menghambat pengumpulan data, verifikasi, serta pemantauan. akibatnya, akurasi data menurun, potensi penyalahgunaan dokumen meningkat, dan efektivitas pengawasan keimigrasian terhadap wni menjadi terbatas. buat menjadi inggris
I Immigration plays a strategic role in safeguarding state sovereignty while ensuring the protection of the rights of indonesian citizens (wni). however, the increasing mobility of indonesian citizens in batam during the 2023–2025 period has created challenges in immigration supervision. this study examines the role of the batam immigration office in supervising the exit and entry of indonesian citizens and identifies the obstacles encountered in carrying out such supervision during the same period.this research employs a normative legal research method with a descriptive approach. data were collected through a literature review supported by interviews and analyzed qualitatively. the findings show that the batam immigration office conducts both administrative and field supervision over the exit and entry of indonesian citizens, although the implementation has not been consistent. administrative supervision includes document verification, subject identification, and data recording in the immigration management information system (simkim). field supervision involves physical inspections, interviews, monitoring of indonesian citizens at immigration checkpoints (tpi), and coordination with indonesian overseas missions.nevertheless, the batam immigration office does not routinely compile exit prevention lists, monitoring of indonesian citizens abroad is not comprehensive, and administrative examination reports are incomplete. these conditions constitute violations of article 70 of the immigration law and regulation of the ministry of immigration and corrections number 2 of 2025, particularly articles 7, 8, 14, and 15. the main obstacles include limited human resources, information technology system disruptions, and low legal awareness among indonesian citizens, which hinder data collection, verification, and monitoring. as a result, data accuracy decreases, the potential for document misuse increases, and the effectiveness of immigration supervision over indonesian citizens becomes limited.